It's like yesterday
I didn't even know your name
Now today
You're always on my mind
I never could have predicted that I feel this way
You are beautiful surprise
Intoxicated every time I hear your voice
You've got me on a natural high
It's almost like I didn't even have a choice
You are a beautiful surprise
Whatever it is you came to teach me
I am here to learn it cause
I believe that we are written in the stars
I don't know what the future holds
But I'm living in the moment
And I'm thankful for the man that you are, you are, you are
You are everything I ask for in my prayers
So I know my angels brought you to my life
Your energy is healing to my soul
You are a beautiful surprise
You are an inspiration to my life
You are the reason why I smile
You are a beautiful surprise
9 Februari 2014
6 Februari 2014
3 Februari 2014
Dan setelah itu...
*4 jam setelah ngga ada kabar*
Him : "Udah ya, jangan berantem lagi.."
Me : "Kamu darimana aja, aku nunggu kabar dari kamu"
Him : "Lagi gak mau berantem aja, makanya aku gak ngeladenin kamu tadi"
Iya, namanya juga perempuan. Selalu gengsi buat ngehubungin duluan pas lagi berantem. Maunya dihubungin duluan. Tapi percaya atau ngga, itu satu-satunya cara ampuh buat bikin aku adem, dan senyum-senyum, sederhana kan? Cuma lewat pesan singkat, dan semua cair.
Mau sekesel apapun, aku bakal selalu maafin kamu, deni.
Aku selalu sayang kamu, dan aku harap kamu juga begitu.
Him : "Udah ya, jangan berantem lagi.."
Me : "Kamu darimana aja, aku nunggu kabar dari kamu"
Him : "Lagi gak mau berantem aja, makanya aku gak ngeladenin kamu tadi"
Iya, namanya juga perempuan. Selalu gengsi buat ngehubungin duluan pas lagi berantem. Maunya dihubungin duluan. Tapi percaya atau ngga, itu satu-satunya cara ampuh buat bikin aku adem, dan senyum-senyum, sederhana kan? Cuma lewat pesan singkat, dan semua cair.
Mau sekesel apapun, aku bakal selalu maafin kamu, deni.
Aku selalu sayang kamu, dan aku harap kamu juga begitu.
Biar Maliq & D'Essentials yang bicara
Coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana
Buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa mewujudkan bahagia
Buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa mewujudkan bahagia
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Ohh.. Oh.. Habis sudah semua rangkai kata
Telah terungkap semua yang ku rasa
Yang kuingin akhir yang bahagia
Telah terungkap semua yang ku rasa
Yang kuingin akhir yang bahagia
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka
Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini
Yang ku inginkan satu tujuan
Sebuah kenyataan bukan impian
Bukan harapan bukan alasan
Satu kepastian
Sebuah kenyataan bukan impian
Bukan harapan bukan alasan
Satu kepastian
Coba katakan
Coba katakan
Coba katakan
Coba katakan
Coba katakan
Coba katakan
Coba katakan
Selasa tanpa rasa
Lagi ngerasa yang campur aduk banget. Pernah ngga sih, ngerasain sayang banget sama orang, sampe kepikiran sendiri gara-gara takut dia ngga ngerasain perasaan yang sama kayak yang kita rasain.
Ini aku lagi ngerasain kayak gitu. Dan rasanya tuh ngga enak banget. Bawaannya mikir yang engga-engga terus, takut kalo dia ngejauh, soalnya aku tau, diluar sana ada banyak perempuan yang lebih-lebih-lebih-lebih perfect. Tapi kalo mau nyari orang yang sempurna, percaya den, itu ngga bakal ada. Itu cuma rasa penasaran aja.
Kalo udah dirasa cocok, tugas kita buat mempertahanin. Kamu pertahanin aku, dan aku berusaha selalu jadi yang pantas buat kamu pertahanin. Seharusnya sih bisa segampang itu ya.
Aku agak minder kalo lagi bareng kamu, kayaknya ngerasa kurang aja. Aku terlalu biasa didekat kamu yang luar biasa. Ini ngga lebay, bukan lagi ngegombal juga. Tapi emang ini kenyataannya.
Temenku pas itu bilang, "kamu berarti istimewa, karena udah dipilih dia"
Tapi kadang suka mikir gini, kamu sama yg dulu kok bisa baik-baik aja, bisa sampe mertahanin mati-matian, ngga cuek, ngga sabodo-amat, selalu pengen jadi yang sempurna, selalu 'manis'
Mungkin yang dulu itu sempurna, makanya kamu bisa sampe segitunya ya? Iya kan? Duh, kok jadi mellow gini sih.
Yang sempurna itu bisa kalah kok sama yang tulus. Den, aku sayang kamu banget-banget-banget. Aku takut kamu ngga ngerasain hal yang sama yang kayak aku rasain. Oke, kedengerannya basi, tapi ya emang itu kenyataannya. Takut aja kalo ngga sama kamu. Kita-kita sama pertahanin kita ya. Aku mau denger kamu ngomong satu kalimat.
Sebuah kalimat, singkat, namun berarti. Iya. Aku sayang kamu.
Ini aku lagi ngerasain kayak gitu. Dan rasanya tuh ngga enak banget. Bawaannya mikir yang engga-engga terus, takut kalo dia ngejauh, soalnya aku tau, diluar sana ada banyak perempuan yang lebih-lebih-lebih-lebih perfect. Tapi kalo mau nyari orang yang sempurna, percaya den, itu ngga bakal ada. Itu cuma rasa penasaran aja.
Kalo udah dirasa cocok, tugas kita buat mempertahanin. Kamu pertahanin aku, dan aku berusaha selalu jadi yang pantas buat kamu pertahanin. Seharusnya sih bisa segampang itu ya.
Aku agak minder kalo lagi bareng kamu, kayaknya ngerasa kurang aja. Aku terlalu biasa didekat kamu yang luar biasa. Ini ngga lebay, bukan lagi ngegombal juga. Tapi emang ini kenyataannya.
Temenku pas itu bilang, "kamu berarti istimewa, karena udah dipilih dia"
Tapi kadang suka mikir gini, kamu sama yg dulu kok bisa baik-baik aja, bisa sampe mertahanin mati-matian, ngga cuek, ngga sabodo-amat, selalu pengen jadi yang sempurna, selalu 'manis'
Mungkin yang dulu itu sempurna, makanya kamu bisa sampe segitunya ya? Iya kan? Duh, kok jadi mellow gini sih.
Yang sempurna itu bisa kalah kok sama yang tulus. Den, aku sayang kamu banget-banget-banget. Aku takut kamu ngga ngerasain hal yang sama yang kayak aku rasain. Oke, kedengerannya basi, tapi ya emang itu kenyataannya. Takut aja kalo ngga sama kamu. Kita-kita sama pertahanin kita ya. Aku mau denger kamu ngomong satu kalimat.
Sebuah kalimat, singkat, namun berarti. Iya. Aku sayang kamu.
I dedicate this quotes to my dearest
" I miss you when something really good happens, because you are the one I want to share it with. I miss you when something is troubling me, because you are the one who understands me so well. I miss you when I laugh and cry because I know that you are the one that makes my laughter grow and my tears disappear. I miss you all the time, but I miss you most when I lay awake at night and think of all the wonderful times we spent with each other, for those were some of the best times of my life.”-Juicy1181
Jangan terbang, hilang
Pertahankan jika memang pantas untuk dipertahankan.
Tinggalkan jika memang terasa sulit untuk digenggam.
Lalu menggenggam erat-erat tak ingin kehilangan balonnya
Kamu.......
2 Februari 2014
Selalu menyenangkan
Kalau aku tiba-tiba diam
Kalau aku tiba-tiba tidak membalas pesanmu
Kalau aku tiba-tiba menutup teleponmu
Kalau aku tiba-tiba tertunduk
Aku hanya ingin dicari
Aku hanya ingin kamu penuh tanya
Aku hanya ingin diperhatikanmu lebih
Karena itu semua menyenangkan
Kamu tau?
Ini semua lebih dari cukup, sayang
Selalu menyenangkan
Langganan:
Komentar (Atom)



