15 Januari 2012

Karena kamu dan kalian istimewa ❤

Aku beruntung memiliki kalian.

Kalian bisa menjadi apapun. Selalu bisa hadir tidak hanya ketika senang, bahkan ketika aku 'terjatuh' sekalipun. Bukan, bukan cuma kamu yang istimewa, menurutku, kalianlah yang lebih istimewa. Kamu bisa saja membuat aku terbang (lagi) tapi tidak ada yg tidak mungkin jika akhirnya kamu membuatku terjatuh (lagi). Tapi kalianlah yang selalu ada untukku, memberi kalimat-kalimat jitu, memberi usapan-usapan lembut di rambutku, memberi bantal instan namun menenangkan, memberi sehelai tisu ketika aku kadang tersedu karena kamu. Kalian, kalian memang istimewa. Keluarga, sahabat, teman, itulah kalian

Aku beruntung memiliki kamu.

Kamu juga tidak kalah hebat seperti kalian. Tapi lagi-lagi kamu kalah sama kalian, aku paling ngga suka kalo ditinggal tidur sama kamu, aku ingin bercerita banyak ke kamu, tapi kamu malah sibuk meladeni kantukmu, tapi akhirnya aku bisa diam, toh masih ada esok, pokoknya besok, aku harus cerita ke kamu.
Yang aku suka dari kamu. Kamu itu bisa menjadi pendengar yang baik, jadi seseorang yang penuh perhatian, menjadi seorang yang selalu mengingatkan aku kalo aku suka lupa minum setelah makan, selalu sabar menghadapi aku yang selalu cerewet ini-itu, karena kamu menjadikan aku diri sendiri yang lebih baik dan kamu menjadi sebuah alasan kenapa aku selalu tersenyum. Ya, itu karena kamu


Aku sayang kamu, dan kalian. Ribuan terima kasih mungkin tidak cukup, tapi aku berusaha untuk selalu jadi yang juga selalu ada untuk kamu dan kalian. Terima kasih

13 Januari 2012

Page 13 of 366

Page 13 of 366 is full of love ♥

Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena kamu suka ngeliatin mata aku kalo kita lg ngobrol.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena kamu bisa bikin aku ketawa sampai lupa waktu.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena kamu senyumnya manis, aku suka ngeliat senyum kamu.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena kamu bikin aku banyak omong, kalo sama kamu, aku ngga pernah kehabisan cerita.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena aku bisa ngedenger suara kamu lama-lama, aku suka denger suara kamu, suara kamu mungkin termasuk lagu favoritku.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena aku kadang suka malu kalo tiba-tiba kamu natap mata aku tanpa kedip.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena pas sama kamu, aku pasti pengen nyanyi lagu ini-itu buat kamu.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena aku bisa cerita-cerita apapun ke kamu, dan kamu jd pendengar yang (selalu) baik.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena aku bisa ngeliat mata kamu, aku suka mata kamu, bola mata kamu suka berputar kesana kemari kalo lagi cerita. Lucu.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena kamu selalu sabar kalo aku lg banyak ngomong, tapi kalo lagi bosen denger ocehanku, kamu pasti ngelempar bantal sofa tepat di mukaku.
Aku selalu suka kalo lagi sama kamu. Karena aku bisa jadi diri aku sendiri kalo lg sama kamu, ngga perlu jaim, karena kamu selalu terima aku gimanapun dan apapun.

Thanks for being together. Me ♥ You.

6 Januari 2012

Aku. Kangen. Kamu.

Rasa kangen itu emang bener-bener ngga enak. Mau dibiarin, tapi menyiksa, mau dikatakan, tapi gengsi.

Aku termasuk orang yang gampang kangen.
Satu hirupan parfum miliknya bisa membuatku langsung terhanyut rasa kangen hanya dalam waktu hitungan detik.

"Ih, kok bau parfumnya kayak dia sih, jadi kangen.."

Lalu tak lama, temanku menimpali

"Masih aja kejebak masa lalu. Klasik"

Aku malu tertunduk. Huh, sial! Aku bukannya terjebak di masa lalu, tapi apa salahnya sih ngerasa kangen sama orang yang dulu aku sayang.

Kadang sebuah lagupun, bisa membuat aku mudah mengingat-ingat yang lalu-lalu. Tidak ada sedikit niat untuk menghapus lagu itu, walaupun ribuan kenangan didalamnya membuatku sedikit tersiksa. Kalau waktunya tepat, bahkan aku bisa sedikit meneteskan airmata karena rasa kangen sudah teramat sangat. Biasanya aku lebih banyak diam, mendengar lagu itu melalui headset, aku pahami liriknya, lalu aku ingat-ingat kembali masa-masa itu.

Sebuah lagu ternyata bisa membawamu ke dalam kotak masa lalu.

Pernah waktu itu, aku dan kakakku menikmati makan siang di Amazy. Aku duduk tepat di dekat jendela, saat itu hujan. Aku memesan chicken crispy dan kentang goreng. Lagi-lagi aku terhanyut rasa kangen.

"Pas itu, aku sama dia juga duduk disini loh kak, mesen makanannya juga kayak gini juga. Uh jadi kangen.."

Kakakku malah bilang

"Hahaha kamu masih nginget-nginget juga ya de? Emang dianya masih inget sama kamu? Emangnya dia kangen sama kamu? Siapa tau dia lagi asyik sama cewek barunya"

Aku sedikit diam. Tapi lagi-lagi aku berpikir, apa salahnya sih kalo ngerasa kangen sama orang yang pernah aku sayang. Tapi bener juga ya, ngapain juga aku inget-inget dan ngerasa kangen sama dia, kan nyesek kalo ternyata dia ngga ngerasa yang sama kayak yang aku rasain.

Aku menggenggam handphoneku, aku lihat isi inboxnya satu-persatu. Sms dari dia yang dulu-dulu masih kusimpan di dalam folder. Kubaca satu persatu. Pikiranku terbang kemana-mana seakan-akan ada di dalam kotak masa lalu. Aku mengambil nafas panjang. Aku klik tombol delete, dan aku pilih tulisan 'delete all'. Sekarang semua sms-sms dari dia sudah terhapus. Aku ngga mau lagi mengingat-ingat dan ngerasa kangen lagi sama dia. Karena aku sadar, untuk apa mengingat-ingat seseorang kalo orang itu ngga pernah lagi inget semua tentang kita. Buang-buang waktu kan?

Salah satu temanku pernah bilang ke aku

"Aku melewati apa yang terjadi di belakang dan kini aku berjalan mengarahkan diri kepada apa yang ada di hadapanku.."

Dan ini terakhir kalinya aku bilang ke kamu kalo.. Aku. Kangen. Kamu.